Sherlock Holmes Series: Blind Banker – Review Dan Sinopsis –


            WOW!  Such amusing and good job, Holmes! Those words which represent another Sherlock Holmes’s serial story in his movie tonight are my words coming through out of my mouth in sudden when the movie came to end. The title is Blind Banker. At first I did not know or recognize and even cannot guess very well what this title mean. But when the film starting in the beginning, it seems that I can guess it a little from the first murder case. It told that the freaking murder left codes on the wall. It was coming from the graffiti, yellow paint. It painted on picture, the eyes of this painting or picture was scratching by its tint (cat buat gambar di tembok, aku lupa namanya). And besides this painting, another code left well there and it was written in ancient Chinese number (read it as 15 number, when you read these two words together). Sherlock was looking for what this code mean actually because it is not part of cryptography, and he said that the code cannot overcome by technology like computer just like cryptography does. Besides, this case was linked with the lost of a Chinese valuable antique object that was a hair pin worth for nine million pounds. He and his companion was walking on for several dangers step by step just to get to know the mean of this code and what the Chinese smuggler looking for in England.
The Painting
            The case started with the murdered banker in his flat. It was really close murdered case because all of the ways connect with this flat was closed such as door and window. His flat was approximately on fourth floor that make it impossible for people especially the murderer to climb the building like Spiderman and kill the banker. Nobody understands what he thought at that time just because of his assuming.

Review & Sinopsis "Hunger" by William Dalphin at Creepypasta Book

Baru saja aku membaca cerita pendek dari sebuah buku online di wattpad yang berjudul "Creepypasta". Pertama kali aku membaca judulnya pasti isinya adalah segelintir cerita yang berbau horor, misteri bahkan bisa juga cerita seorang psikopat. Entahlah, yang pasti kumpulan isi ceritanya adalah cerita yang mengerikan. Kali ini aku mau nge-review salah satu judul cerita yang ada di buku itu yang menurutku, ceritanya menarik. Judulnya, "Hunger".



Kisah ini bercerita tentang dua orang dokter yang bersahabat. Mereka berdua sering bertukar pasien ketika salah satu diantara keduanya sedang sibuk atau kosong. Hal itu sudah biasa mereka lakukan. Hingga suatu hari sahabat dari dokter A (aku sebut  dokter A dan B disini, karena memang nama tokohnya tak disebutkan dengan pasti) memintanya untuk menyelesaikan satu kasus yang sedang ia tangani. Dokter A menyanggupinya karena memang ia sedang tak begitu sibuk menangani kasus. Sahabatnya itu pun mengirim pasiennya dengan hanya menyebutkan namanya saja. Malangnya, sesuatu terjadi dengan pasien tersebut di tengah perjalanan menuju kantornya di lantai 11. Sedang kantor dokter B ada di lantai 10. Pasien itu pergi memakai lift. Awalnya, dokter A curiga karena menunggu begitu lama hingga ia keluar kantor bermaksud untuk melihat apa yang terjadi dengan pasien tersebut. Sayangnya, lift yang ditumpangi pasien itu macet. Dokter A berkesimpulan kalau lift itu akan bertahan selama satu jam. Ia berharapa pasiennya baik-baik saja. Pasiennya kali ini mengalami gangguan pola makan atau yang biasa disebut bulimia adalah suatu gangguan yang bisa menyebabkan penderitanya untuk selalu memuntahkan makanannya. Dan benar perkiraan dokter A bahwa lift itu akan bisa berjalan kembali usai satu jam. Anehnya, ketika ia mencoba untuk menjemput pasiennya.

Lirik Never Cry-E.D.E.N Ost Ad Genius Lee Tae Baek

Satu lagi lagu Drakor yang bagus, menurutku. Judulnya Never cry by E.D.E.N  , yah meski aku belum babat habis filmnya.. aku suka banget sama lagu ini. klo gak salah nih lagu jadi closing song as I remembered hehe. Sekedar info, film ini bercerita tentang seorang karyawan pembuat desain iklan jenius. Awalnya tidak ada satupun orang yang mau mempekerjakannya karena ia lulusan dari universitas swasta di desa (Bukan S University pastinya J)) Dan ketika ia berhasil mendapatkan pekerjaan sesuai yang diharapkan tak disangka ia bertemu dengan teman lama sekaligus atasan di tempat Lee tae baek bekerja. Dan begitulah cerita ini dimulai.
So, let’s cekidot lirik lagu+translatenya ,, <3 :))

Romanized:
Never cry never say, i’ll never love sumgyeodun nae mameul
 Never stay never see, i’ll never love neol wihan geojitmal

Gamchwodun maeum modu da moaseo ni ape seoisseosseo
 Ni nuneun meongose isseo broken heart!

Never cry never say, i’ll never love neol wihan geojitmal

Cheoeum bon geunal nun busin neol. Nan eoreumcheoreom gudeo neol boatji.
 Ijeneun neo eomneun sesang salsu eobseo. Neoreul jikilkke.
 Haruharu duryeowo tteoneun neol barabon nae maeumeun
 Geu nuguboda deo neol akkineun saram
 Nan neo hanaman neoui haengbongman wihayeo i love u

Category: , 0 komentar

Lirik Best Luck-Chen Ost. It's Okay, It's Love


Ini salah satu lagu favoritku di drama It's Okay, It's Love ^^ . Ini juga lagu debut Chen EXO dalam Kdrama dan suaranya euh, merdu sekali. Pertama mendengarnya saja aku langsung suke hehe... dan ini lirik lagu + translate b.inggrisnya ... Cekidot <3 :))

Romanized:

Amuraedo nan niga joha
 Amureon maldo eobsi utdeon nareul anajwo babe
 Oneureul gidaryeotjyo
 Geudae dalkomhan nareul bwayo geudae ye
 Jikyeojulgeyo babe
 Maeil maeil kkumeul kkujyo
 Geudae soneul japgo naraga yeongwonhi eonje kkajina

Bogo sipeun naui sarang unmyeong ijyo
 Pihalsudo eobtjyo
 Every day i’m so lucky
 Sumgyeowatdeon nae mameul gobaek hallae neoreul saranghae

Tteollideon nae ipsuldo geudae seolledeon i maeumdo
 Geudae nae sarangijyo babe
 Ireonge sarang ingeol aljyo
 Geudaega isseo haengbok hajyo ye sarangiyeyo babe
 Maeil maeil kkumeul kkujyo
 Geudae soneul japgo naraga yeongwonhi eonje kkajina

Bogo sipeun naui sarang unmyeongijyo
 Pihalsudo eobtjyo
 Every day i’m so lucky
 Sumgyeowatdeon nae mameul gobaek hallae neoreul saranghae
Category: , , 0 komentar

GUILTY


Bersalah. Guilty. Satu kata yang bisa menggambarkan perasaanku saat ini. Aku merasa bersalah sekali akhir-akhir ini. Entahlah, aku tak tahu apa yang sudah kuperbuat. Hanya saja persaan itu muncul begitu saja dan membuat hilang seluruh plan yang tlah kubuat nanti. Kalau diingat, aku merasa bersalah kepada banyak orang. Tak sedikit orang yang tak aku tlah kulukai, menurutku. Mulai dari tetangga, teman, guru atau dosen bahkan saudara sendiri! Akh, ada apa dengan diriku sekarang? Aku bingung. Sebenarnya aku sudah meminta maaf kepada saudaraku akan hal sudah aku perbuat padanya. Tapi anehnya, ia cemberut dan menatapku heran. Sedangkan temanku hanya menatapku sekilas saja. aku tak tahu apa dia tak mendengar ucapan maafku atau dia mendengarnya tapi  berpura-pura seolah tak terjadi apa-apa atau ada hal lain yang sedang dipikirkannya.  
            Aku tak mengerti. Pikiranku tak tenang. Aku  tak bisa lakukan hal apapun sekarang. Kalau dipikir-pikir aku akui aku sudah melakukan sebisaku walau tak maksimal, tapi setidaknya aku sudah berusaha. Aku tahu kalau usahaku belum cukup bahkan masih jauh dari yang diharapkan. Sekali lagi aku dirudung masalah yang tak jelas. Tak jelas darimana aku mulai berpikir dan merasa seperti ini hingga tak tahu bahkan tak jelas bagaimana aku bisa melewati masalah ini. Yang pasti. Aku rasa aku hanya perlu menulis unek-unekku, pikiran dan mengosongkan isi otakku. Aku bukan pemikir. Bahkan pencetus ide yang baru. Aneh memang mengingat aku hanya seorang pelajar biasa yang terlalu banyak berpikir atau pikiran. Sudah banyak yang berkata atau menasihatku kalau aku harus santai. Jangan tegang. Rileks. Bahkan aku kembali ingat kalau akhir-akhir ini aku juga menjadi sering pelupa. Aku pernah lupa tentang apa yang mau aku katakan kepada saudaraku, dan hal itu terjadi hanya dalam waktu sedetik. Bayangkan! Waktu sedetik saja aku bisa lupa. Tampak seperti aku sedang mengidap depresi akut bukan.

POLISI JUGA MANUSIA (Cerpen)


Aku teringat akan masa dimana pertama kalinya aku mengendarai motor di jalan raya. Pada awalnya semua berjalan baik-baik saja hingga suatu hari ketika ada operasi di jalan raya aku bingung harus berbuat apa karena waktu itu adalah waktu dimana aku berangkat ke sekolah. Aku ingat kalau aku belum mempunyai SIM. Aku pun memberhentikan motorku dan berusaha serileks mungkin agar tidak terlihat mencurigakan di depan mereka yang berseragam hijau. Aku benar-benar nervous kala itu karena aku akui kalau aku memang salah. Aku tahu kalau sebagai warga Negara yang baik aku harus mematuhi setiap peraturan atau norma hukum yang ada. Sebagai contoh, seorang pengendara yang baik itu selain mematuhi peraturan lalu lintas yang ada, harusnya juga memenuhi syarat dan perlengkapan berkendara. Salah satunya adalah dengan memiliki SIM. Untungnya ketika giliranku tiba, polisi tadi bertanya dengan suara lantang dan keras, “Punya SIM?”. Aku pun langsung menjawab, “Punya, pak”.
Waktu itu aku hanya menyodorkan STNK saja dan beliau kembali bertanya, “SIM nya ada?”. “Ada pak”, jawabku dengan tegas. Aku pun menggerakkan tanganku untuk kembali membuka tas. Ketika aku tengah asyik membuka tas tanpa tahu apa yang sedang kucari tiba-tiba pak polisi tadi mempersilahkan aku untuk maju dengan menyerahkan kembali STNK kepadaku. Alisku sempat bertemu dan berkata dalam hati.  Apa benar ini sudah tidak apa-apa? Apa benar sudah boleh lanjut?, Batinku. Aku pun kembali memasukkan STNK ku ke dalam dompet dan tas setelah memajukan motorku. Dengan kaki yang masih gemetaran aku memperhatikan sekelilingku dan benar itu adalah tempat dimana pengendara yang sudah diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Mereka yang berseragam hijau benar-benar sudah berada dibelakangku. aku tak percaya kala itu bahwa aku benar-benar telah melewati mereka!