Finally,
Setelah menunggu sekian lama dan dengan penuh pengaharapan. Tiba juga hari yang ditunggu itu.
Harapanku selama ini cuman satu dan tidak muluk-muluk, becoz i know my capabilities well. Yah meski itu bukan kemampuan sebenarnya. Hehe :p (kan kalo mau usaha lebih keras lagi pasti bisa dapat yang lebih baik)
Memang sifat dasar manusia yang tidak akan pernah puas. Udah dikasih ini masih mau lebih. Hadehh..
Sempat terbersit pemiikiran semacam itu tapi aku langsung ingat dan bersyukur. Mensyukuri itu jauh lebih nikmat daripada terus mengeluh karena hasil yang tak terduga. (ngomong apaan sih. -,-)
Back to the point..
Alhamdulillah..
Ketika kudengar kabar bahwa semua nilai memang sudah ada di siakad alias telah terpublikasikan, walau secara pribadi. Inginku segera membukanya dan mengetahui, nilai berapa atau IP berapa yang daku dapatkan ini ya allah selama ± 6 bulan kuliah untuk pertama kalinya?
Dengan penuh kesabaran kunanti modem itu tersambung. Dan tadaaa....
tersambung juga, dengan segera ku klik web siakad itu. Kuisi username dan password yang memang harus kuisi terlebih dahulu.
Detik demi detik berlalu dengan begitu cepatnya.
Ku klik tulisan Laporan KHS itu yang didalamnya tertera jumlah IP pertamaku. Ku tekan kursornya ke bawah. Dan....
3,50
Tampilkan postingan dengan label Its my time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Its my time. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Januari 2014 - Unknown
Saturday of January on 11th in 2014,
Hari ini adalah hari yang sangat tidak berguna untuk saya. Kenapa? Karena disepanjang hari ini, saya tidak satupun melakukan hal yang bermanfaat. Entah bermanfaat untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain. Saya tahu kalau ini salah dan harus diubah. Tetapi tetap saja ada beberapa hal yang menurut saya sulit untuk dilawan. Bicara soal sesuatu yang sulit, saya ingat entah itu kata-kata atau kalimat dari siapa saya lupa. Intinya beliau menjelaskan bahwa di dunia ini tidaklah ada yang sulit. Segala sesuatu akan mudah jika kita niat dan berusaha bersungguh-sungguh (tidak setengah-setengah.red). Saya percaya itu. Tetapi masih ada saja yang mampu membuat saya untuk betah bermalas-malasan atau tidak melakukan apapun. Sungguh jika cerita ini diketahui oleh orang normal atau pekerja keras, maka saya pasti akan diejek, diremehkan atau apalah itu. "Loe tuh manusia atau bukan sih? Kalau loe manusia, loe pasti bisa ngegunain akal loe buat berpikir rasional. Loe bisa manfaatin waktu loe dengan sebaik-baiknya kalau loe emang bisa berpikir!" Mungkin itu ungkapan atau kata-kata yang keluar dari mereka dan anehnya, kenapa saya bisa menebaknya?. Batinku berkata. I know it, aku tahu konsekuensinya, akibatnya, kerugian yang gue alamin dengan kelakuan malas-malasan gue itu. Tapi KENAPA GUE MASIH GAK BERUBAH? Sedikitpun aja gak ada yang berubah dari gue.
Mungkin ini yang dinamakan masuk telinga kanan keluar telinga kiri.
Nah, itu gue tahu.
Tapi tapi dan tapi......
Kenapa setiap ada yang memberi nasihat atau menunjukkan ke jalan yang benar, saya selalu menyangkalnya dengan jawaban TAPI, TETAPI?. What does it mean? :'(
Aha! Gue tahu. Apa mungkin gue itu tipe orang yang gak penurut? Penyangkal? Atau emang gue aja yang bodoh ya.
Kalau gak penurut itu gak mungkin, cuz gue nurutin kok apa yang ortu gue suruh. Gak nyangkal lagi, tapi kalau dipikir lagi gue lebih sering atau kadang-kadang ngeles aja. Cari-cari alasan gitu loh. (Nah, itu loe tahu!!) Hemmm, gimana ya solusinya?...
Hari ini adalah hari yang sangat tidak berguna untuk saya. Kenapa? Karena disepanjang hari ini, saya tidak satupun melakukan hal yang bermanfaat. Entah bermanfaat untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain. Saya tahu kalau ini salah dan harus diubah. Tetapi tetap saja ada beberapa hal yang menurut saya sulit untuk dilawan. Bicara soal sesuatu yang sulit, saya ingat entah itu kata-kata atau kalimat dari siapa saya lupa. Intinya beliau menjelaskan bahwa di dunia ini tidaklah ada yang sulit. Segala sesuatu akan mudah jika kita niat dan berusaha bersungguh-sungguh (tidak setengah-setengah.red). Saya percaya itu. Tetapi masih ada saja yang mampu membuat saya untuk betah bermalas-malasan atau tidak melakukan apapun. Sungguh jika cerita ini diketahui oleh orang normal atau pekerja keras, maka saya pasti akan diejek, diremehkan atau apalah itu. "Loe tuh manusia atau bukan sih? Kalau loe manusia, loe pasti bisa ngegunain akal loe buat berpikir rasional. Loe bisa manfaatin waktu loe dengan sebaik-baiknya kalau loe emang bisa berpikir!" Mungkin itu ungkapan atau kata-kata yang keluar dari mereka dan anehnya, kenapa saya bisa menebaknya?. Batinku berkata. I know it, aku tahu konsekuensinya, akibatnya, kerugian yang gue alamin dengan kelakuan malas-malasan gue itu. Tapi KENAPA GUE MASIH GAK BERUBAH? Sedikitpun aja gak ada yang berubah dari gue.
Mungkin ini yang dinamakan masuk telinga kanan keluar telinga kiri.
Nah, itu gue tahu.
Tapi tapi dan tapi......
Kenapa setiap ada yang memberi nasihat atau menunjukkan ke jalan yang benar, saya selalu menyangkalnya dengan jawaban TAPI, TETAPI?. What does it mean? :'(
Aha! Gue tahu. Apa mungkin gue itu tipe orang yang gak penurut? Penyangkal? Atau emang gue aja yang bodoh ya.
Kalau gak penurut itu gak mungkin, cuz gue nurutin kok apa yang ortu gue suruh. Gak nyangkal lagi, tapi kalau dipikir lagi gue lebih sering atau kadang-kadang ngeles aja. Cari-cari alasan gitu loh. (Nah, itu loe tahu!!) Hemmm, gimana ya solusinya?...
Category:
Its my time,
perenungan diri
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)